Negosiasi antara AC Milan dan Chelsea untuk Tiemoue Bakayoko telah menjadi salah satu sinetron terbesar dari kampanye bursa transfer. Ada pasang surut dalam pembicaraan dan masih belum pasti kapan terobosan yang menentukan bisa terjadi, dengan satu atau lain cara.
Menurut edisi Gazzetta dello Sport hari ini (via milannews.it), pembicaraan antara kedua klub menemui jalan buntu. Alasannya adalah Milan dan Chelsea tidak bisa menyetujui opsi pembelian yang diatur dalam kontrak setelah peminjaman satu tahun awal. The Blues menginginkan 30 juta euro, sedangkan Rossoneri bersedia menawarkan maksimal 25 juta.
Surat kabar Milan, bagaimanapun, menegaskan kembali bahwa Milan tidak terburu-buru untuk menyelesaikan kesepakatan, karena penandatanganan Sandro Tonali memberi klub ruang bernafas. Jarak kedua klub memang tidak bisa dijembatani dan pada akhirnya, Chelsea bisa saja terpaksa menerima tawaran Milan untuk gelandang asal Prancis tersebut.
Meski demikian, Milan sudah memikirkan alternatif seandainya kedatangan Bakayoko tidak terwujud. Dua nama yang dipertimbangkan adalah Florentino Luis dan Boubakary Soumaré.
Anak muda asal Portugal ini dinilai sangat tinggi oleh Benfica, sedangkan gelandang Lille lebih terjangkau. Namun, gol nomor satu tetap Bakayoko, karena Milan sedang berusaha mengakhiri sinetron bursa transfer.
Komentar
Posting Komentar